Have an account?

06 April 2010

BIAYA PRODUKSI

Nama :Muhammad Dhia
Npm   :111 08 317
Kelas  :2 KA 08

BIAYA PRODUKSI
            Biaya Produksi adalah Suatu tanggung jawab pentinguntuk dapat menghasilkan produk bermutu secara ekonomi sesuai dengan apa yang telah dijadwalkan,yang Mengakibatkan pemuasan kebutuhan pelanggandan yang menghasilkan pengambilan yang sesuai bagi para pemegang saham perusahaan.
            Biaya produksi tidak dapat dipisahkan dari proses produksi sebab biaya produksi merupakan masukan atau input dikalikan dengan harganya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa ongkos produksi adalah semua pengeluaran atau semua beban yang harus ditanggung oleh perusahaan untuk menghasilkan suatu jenis barang atau jasa yang siap untuk dipakai konsumen
Konsep Biaya Produksi
1)    Salah satu maksimisasi keuntungan produsen/ perusahaan adalah dengan minimisasi biaya produksi.
2)    Opporunity Cost, selisih biaya produksi tertinggi terhadap biaya produksi alternatif atas  sumber daya yang digunakan.
3)    Biaya Eksplisit, pengeluaran aktual (secara akuntansi) perusahaan untuk penggunaan sumber daya dalam proses produksi.
4)    Biaya Implisit, biaya ekonomi perusahaan atas penggunaan sumber daya yang ditimbulkan karena proses produksi
Berbagai Ukuran Biaya
  1. Biaya Tetap (FC)
  2. Biaya Variabel (VC)
  3. Biaya Total Rata-Rata (ATC)
  4. Biaya Tetap Rata-Rata AFC)
  5. Biaya Variabel Rata-Rata (AVC)
  6. Biaya Marginal (MC)
Kurva-kurva biaya tersebut menunjukkan 3 ciri umum, yaitu :
  1. Biaya marginal meningkat seiring jumlah output
  2. Kurva biaya total rata-rata berbentuk huruf U
  3. Kurva biaya marginal memotong kurva biaya total rata-rata pada titik minimum kurva biaya total rata-rata
Biaya Produksi Dalam Jangka Pendek
1.    Biaya Tetap dan Biaya Variabel
            Biaya tetap adalah biaya yang jumlahnya tidak tergantung dari banyak sedikitnya jumlah output. Bahkan bila untuk sementara produksi dihentikan, biaya tetap ini harus tetap dikeluarkan dalam jumlah yang sama.
            Biaya variabel adalah biaya yang besarnya berubah-ubah tergantung dari banyak sedikitnya output yang dihasilkan. Semakin besar jumlah output semakin besar pula biaya variabel yang harus dikeluarkan
Analisis Biaya Jangka Panjang
n  Proses produksi yang sudah tidak menggunakan input tetap, seluruh biaya produksi adalah variabel.
n  Perilaku biaya produksi jangka panjang; keputusan penggunaan input variabel oleh perusahaan dalam jangka pendek.
n  Fungsi biaya jangka panjang; Biaya rata-rata jangka panjang (LAC), Biaya marjinal jangka panjang (LMC), yang diperoleh dari biaya total jangka panjang (LTC).
Manfaat atau keuntungan pengendalian Biaya Produksi :
a.    Mengurangi/mencegah pemborosan/tidak efisien
b.    Mengurangi/mencegah penundaan produksi karena kekurangan bahan
c.    Mengurangi resiko kecurian atau kecurangan
d.    Mengurangi investasi dalam persediaan



0 comments:

Poskan Komentar